News

TWO STARS

Hubungan 2 orang itu bukan hanya hubungan sendiri, melainkan berdua. Keduanya saling mencinta, dan keduanya harus saling usaha. Awalnya aku kira dia tidak berusaha, namun ternyata sama saja aku juga tidak berusaha. Awalnya aku kira dia hanya menunggu aku kesana. Namun ternyata di kemudian hari aku juga yang berkhianat dan tidak bisa berusaha untuk mempertahankan komitmen berdua. Awalnya aku kira aku tidak pantas, namun berjalannya waktu memang kita tidak sama dan tidak bisa saling bersama.

Sudah hampir 2 tahun sejak perpisahan. Perlahan tapi pasti semua sudah hilang dan sudah direlakan. Mencoba membuka lagi, tapi kenyataannya semua memori yang tercatat sudah lenyap. Ada perasaan lega, ada perasaan tenang. Meskipun memori dalam otak belum semuanya hilang, tapi perlahan bisa tergantikan.

Buku sudah tertutup. Lembaran baru sudah terbentang dan siap untuk dikisahkan. Tinta pena hitam tidak tahan untuk digunakan. Menuliskan tentang asa. Aku berjalan dengan mimpiku sendiri. Dia berjalan dengan mimpinya sendiri. Aku sudah tidak lagi mengenalnya, mengetahui perkembangan mimpi-mimpinya. Namun aku tahu pasti tentang apa mimpiku. Tentang hal-hal yang mungkin tidak bisa aku capai jika bersama. Tuts putih hitam menunggu, melodi-melodi itu tidak tahan untuk menari menjelajahi 5 garis paranda. Dengan tanda titik, flat, sharp dan key-key yang meminta untuk ditentukan.

Terimakasih untuk semuanya. Kalau mungkin dia membacanya, akan aku katakan :

“Kisahmu dan kisahku tetap berharga. Tapi kita sama-sama tahu, kita tidak ditakdirkan bersama. Bagai dua bintang yang sama-sama terang namun tidak membentuk sebuah rasi. Kita bisa menjadi terang, namun tidak berhubungan. Turut berbahagia untuk masa depan yang cerah. Aku percaya, kamu bisa, pun aku juga bisa. Kalau berkenan, mari saling mendoakan.”

Karena aku dan dia bukanlah bulan dan bintang yang saling beriringan. Aku dan dia adalah dua bintang yang pada waktunya akan bertemu dan akan berpisah. Kata “selamat tinggal, semoga selamat sampai tujuan”, adalah kata yang tepat untuk saling diucapkan.

Selamat tinggal, semoga selamat sampai tujuan.

Standard
random

Catatan Desember

Hati yang lapang, penuh syukur, menerima segala yang ada
Bukan lonjakan emosi, tetapi konsistensi
Ketenangan dan keteguhan
Pasrah dan percaya

Bukan untuk orang lain
Tanpa ikatan
Namun untuk penyelenggaraan-Nya
Saat khawatir adalah saat untuk berpasrah pada-Nya
Percaya pada diri sendiri, percaya pada jiwa, percaya pada kehendak-Nya

Bertekun untuk bertobat
Disiplin dan tidak malas

Malas adalah biang masalah
Menunda adalah biang penyesalan

Belajar dari sebuah cerita
Memperbaiki kekelaman
Melangkah ke depan
Memperbaiki yang dahulu

Ia ada di dalam diri
Yang disebut hati nurani, jiwa
Gemetar karena selama ini membohonginya
Gemetar karena selama ini tidak mendengarkannya

Lakukan panggilan
Bertekun
Bekerja keras
Tutup telinga dari yang menyakitkan
Fokus, percaya. mengimani

Desember ini akan menjadi penutup
Untuk raga yang mau berkoordinasi dengan jiwa
Untuk seluruh pancaindra yang mewakili hati nuraninya
Untuk sekeliling yang turut bekerjasama

Matahari adalah pusat segala
Bumi dan planet lain yang mengitarinya
Galaksi Bimasakti dan Galaksi lainnya
Bergerak
Terus bergerak
Menghidupi satuan hari menurut ukurannya
Melakukan rutinitas namun menghargainya

Catatan Desember,
Biarlah kekal dan terwujudnyata.

Bekasi,
27 Desember 2020
Ditulis sambil mendengarkan Requiem: Pie Jesu – John Rutter

Standard
random

At Peace

Salah satu hal yang bikin nangis ga karuan minggu kemarin adalah kata-kata ibuk, “hidup itu selalu punya masalah, tergantung kita menghadapi dan menyelesaikannya dan minta pertolongan pada Tuhan.”

Aku pengen banget hidup damai, tenang, bebas. Aku benci banget keributan, aku benci banget kerusuhan. Aku benci yang namanya debat. Aku, selalu, menghindar.

Tapi akhir-akhir ini, aku selalu ketemu sama masalah. Masalah dari yang sepele, sampai yang besar. Ga ada selesainya. Trus waktu ibuk bilang kayak gitu, aku langsung nangis banget ga berhenti-berhenti. Ternyata hidup di dunia manusia emang serusuh itu ya, se-ga damai itu ya, se-berisik itu ya.

Di hari itu aku mikir, dan emang bener juga. Akhir-akhir ini aku lagi nonton The Mandalorian & Marvel’s Agent of S.H.I.E.L.D. Tiap liat mereka, rasanya hidupnya gitu-gitu doang. Tiap episodenya ya kerjaannya cuma dateng ke suatu tempat, trus ada masalah, tapi ya bisa selesai, walaupun habis itu di endingnya ada masalah lagi. Anjr*t kapan endingnya. Tapi ya mungkin emang kayak gitu. Bedanya, mereka semua punya kompetensi yang mumpuni, sehingga tiap masalah yang ada, mereka selalu bisa menghadapi dan mereka selalu fokus sama solusi.

Jadi intinya, nangis bentar gapapa, neng. Hidup ini selalu punya masalah emang adalah sebuah realita. Tinggal kita menghadapi dan menyelesaikannya gimana. Sama seperti kebahagiaan itu bukan ada di luar tapi di dalam, begitu pula dengam kedamaian itu juga bukan ada di luar, melainkan ada di dalam.

Namaste ๐Ÿ™

Standard
quote

About Work Hard

“There is only one way for me to motivate myself to work hard: I donโ€™t think about it as hard work. I think about it as part of making myself into who I want to be. Once Iโ€™ve made the choice to do something, I try not to think so much about how difficult or frustrating or impossible that might be; I just think about how good it must feel to be that, or how proud I might be to have done that. Make hard look easy.” – Marie Stein

Standard
random

45 Days Before the End

“People with a fixed mindset tend to believe that personal qualities like intelligence and talent are set at birth and cannot be changed whereas those with growth mindset believe that everyone can change and grow through application and experience” – Ken Robinson, The Element

Tahun 2020 akan segera berakhir. Banyak yang bilang bahwa tahun ini ga berasa apa-apa. Tahu-tahu sudah mau akhir tahun. Banyak yang terlewat, banyak yang tidak bisa dilakukan dan dicapai di tahun ini. Tertunda. Ya. Hanya tertunda. Masih ada kesempatan di lain hari.

Corona emang bikin tahun ini rasanya gersang. Untuk para dokter yang harus gugur karena merawat pasien Covid-19, semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah. Pun untuk keluarga yang kehilangan anak, orangtua, atau saudara dekatnya di tahun ini karena Covid-19, semoga tetap semangat menjalani hidup. Mereka yang pergi adalah mereka yang sedang berangkat menuju Pencipta-Nya. Mari kita doakan semoga perjalanan Ke Sana lancar. Amin.

Bagaimana perjalanan kamu tahun ini? Lancar? Semoga biarpun banyak yang tertunda, tapi masih ada hal-hal yang dikejar atau mungkin ga expect akan dilakukan di tahun ini. Sebelumnya ga kepikiran, eh malah kejadian. Seperti aku di tahun ini, aku bersyukur tahun ini aku bisa memulai hal-hal baru dan cukup bangga sama diri sendiri karena ga se-madesu tahun 2019. Tahun 2020 sudah lebih legawa.

Hidup itu dinamis. Seperti memang seadanya hidup itu memiliki ciri bertumbuh, berkembang, berubah. Kalau ga ada itu, maka namanya “mati”. Demikianlah yang terjadi di tahun ini. Masa lalu biarkan ia tetap di sana. Masa sekarang di jalani dengan sebaiknya. Masa depan dipersiapkan sematang-matangnya.

Target-target kecil ternyata cukup membantu. Meskipun ga semuanya berjalan baik, tapi setidaknya memulai sesuatu tidak sesulit dulu. Sekarang tantangannya adalah memaintain agar yang sudah dimulai tetap berjalan agar supaya mimpi yang sudah ditetapkan tercapai tepat pada waktunya.

Saya punya mimpi, dan saya percaya saya bisa mencapai mimpi itu. Tidak ada orang lain yang bisa meyakini mimpi itu tercapai kalau bukan diri sendiri. Ga gampang memang untuk mengutarakan mimpi, apalagi kalau terdenger atau terlihat mustahil. Ga semua orang akan support, bahkan orang yang dianggap terdekat. So keep it myself ajalah. Diutarakan ketika mimpi itu sudah tercapai sebagai pembuktian kalo aku bisa.

So, apa yang harus dilakukan 45 hari ke depan sebelum 2020 ini berakhir? Tetap berjuang. Usaha tidak akan mengkhianati hasil. Meskipun ditengah-tengah ada rasa malas, rasa bosan, rasa lelah karena udah capek-capek usaha kok hasilnya ga kelihatan. Gapapa, sabar. Pasti bisa. Yok yok. Semakin diusahakan pasti semakin bisa. Seperti kata Ken Robinson dikutipan di atas, “everyone can change and grow through application and experience, as long as they apply themselves in the right way, with the right effort and commitment.” ๐Ÿ™‚

Standard