News

Tragedi Genosida Srebrenica (Ulasan)

Gambar“Pemerintah Bosnia, Kamis (11/7/2013), akan menguburkan tulang belulang 409 korban pembantaian di kota Srebrenica 1995. Pemakaman ini adalah bagian dari peringatan ke-18 pembantaian manusia terburuk di Eropa pasca-Perang Dunia II saat milisi Serbia-Bosnia membantai 8.000 warga Muslim.”(kompas.com:11/7/13)

Perang Dunia II merupakan masa-masa kelam yang dialami dunia pada tahun 1939-1945, yang melibatkan 100 juta orang di berbagai pasukan militer. Kekejaman Perang Dunia II mengakibatkan jiwa manusia lenyap termasuk orang-orang yang tak berdosa. Keegoisan para tentara menyebabkan masyarakat menjadi korbannya. Ya. Tragedi yang terjadi di Srebrenica merupakan tragedi genosida pada tahun 1992 pasca perang dunia II, yang terjadi akibat pecahnya peperangan antara Bosnia dan Serbia.

Karena kekejaman dan pembersihan etnis yang dilakukan para tentara Serbia, umat Muslim Bosnia harus mengungsi ke kamp-kamp pengungsian. Srebrenica adalah salah satu kamp terbesar dan dinyatakan oleh PBB sebagai zona aman. Kamp itu sendiri dijaga oleh 400 penjaga perdamaian dari Negeri Belanda. Tetapi kemudian kejadian ini menjadikan kiamat bagi ribuan umat muslim Bosnia. 6 Juli 1995, pasukan Korps Drina dari tentara Serbia Bosnia mulai menggempur pos-pos tentara Belanda di Srebrenica. Berturut-turut, pada tanggal 11 dan 12 Juli 1995, anak-anak dan wanita mencari perlindungan. Para laki-laki dipisahkan dan di interogasi. Dan, 13 Juli 1995, pembantaian pertama dilakukan di gudang dekat desa Kravica. 5000 jiwa rakyat biasa ditukarkan dengan 14 orang tentara. Sungguh tidak adil. 5000 jiwa meninggal sia-sia.

Pada 16 Juli, berita adanya pembantaian mulai tersebar. Tentara Belanda meninggalkan Srebrenica, dan juga meninggalkan persenjataan dan perlengkapan mereka. Akibat taragedi yang berlangsng selama 5 hari tersebut, 8000 Muslim Bosnia telah mati terbunuh.

Mengapakah hanya umat muslim? Apa maksud Serbia yang sebenarnya? Pemberantasankah?

Ratko Mladic, Jenderal Tentara Serbia sebelum melakukan pembantaian berkata dalam pidatonya: “Hari ini, tanggal 11 Juli 1995, di Sebrenica Serbia, ketika Serbia akan menyambut hari sucinya, kami menyerahkan kota ini kepada bangsa Serbia. Sebagai peringatan pada penentangan melawan Turki. Saatnya sudah tiba untuk membalas dendam terhadap kaum Muslimin.”

Jelas. Sangat jelas. Serbia menginginkan adanya pembantaian seluruh umat muslim di tanahnya.Mereka menginginkan umat muslim musnah dari tanah Bosnia. Mereka mewujudkannya dengan cara yang keji.

Genosida Srebrenica, janganlah terulang kembali…

Genosida Srebrenica merupakan contoh paling keji kejahatan perang Serbia dan kejahatan terhadap kemanusiaan selama perang 1992-1995 di Bosnia dan Herzegovina. Karena itu, banyak liputan baik di media maupun dalam wacana sejarah. Semua umat muslim di dunia pasti mengingatnya. Ketidakadilan yang menimpa kaum mereka hanya akan terjadi satu kali. Jangan ada lagi korban yang berjatuhan. Sudah banyak keluarga yang kehilangan akibat peristiwa tragis tersebut. Ribuan jiwa telah hilang sia-sia.

Secara langsung, peristiwa ini tidak mengganggu alam kita. Tetapi apakah kita sudi menyaksikan sesama kita mati bukan akibat kesalahannya? Apakah kita tidak tergerak untuk melindungi orang-orang yang terkekang oleh diskriminasi? Mungkin kaum muslim hanyalah 1:5. Mungkin kita bukan bagian dari mereka. Tetapi mereka adalah saudara kita. Manusia tidak pernah bisa hidup sendiri. Kita tetap membutuhkan mereka, baik yang satu golongan maupun tidak.

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s