curhat

Lupa

Di dunia ini manusia tidak abadi
Di dunia ini manusia bisa mati, meninggalkan raganya, hartanya
Tapi aku lupa

Siapapun pasti bertambah umurnya, kulitnya makin keriput, tidak kencang lagi. Matanya tidak jernih seperti bayi. Suaranya membesar dan rambutnya tidak hitam lagi. Tapi aku lupa. Kupikir orangtuaku tidak bertambah umurnya. Ku kira mereka tetap sama. Ku kira mereka akan selalu membantuku, mengantarkan aku pergi entah itu jalan-jalan atau ke luar kota menemui saudara. Ku kira mereka yang selalu mendampingi aku ketika aku sakit.

Sekarang berubah. Usia mereka akan menuju usia kakek dan nenek. Raganya tidak sekuat dulu lagi. Organ-organ tubuhnya mulai lemah. Mulai beruban rambutnya. Keriput ada disetiap lekukan tubuh. Mereka akan lebih ringkih dan sakit-sakitan. Dan di sinilah semua akan berubah 180 derajat.

Akulah yang akan mengantarkan mereka pergi mengunjungi saudara. Akulah yang akan merawat mereka. Aku yang akan menafkahi mereka, membimbing mereka, memberi makan, membantu mereka.

Tapi aku belum sadar. Aku masih merasa muda, masih merasa akulah yang harus di dampingi, bukan mereka.

Aku tidak mau menyesal. Saat inilah aku harus sadar. Kalian juga. Lihat, berapa sekarang usiamu? 20 tahunkah? 18 tahun? 25 tahun?

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s