curhat

Kemerdekaan

Tema hidupku hari ini adalah Kemerdekaan. Pagi hari ketika aku duduk di teras belakang rumah tanteku, membaca koran sambil mencium aroma teh hangat, rata-rata bacaan yang aku baca tersirat makna Kemerdekaan di dalamnya. Artikel parodi, cerpen, puisi, dan bahkan pengalamanku pagi ini setelah aku renungkan ternyata berujung pada Kemerdekaan.

Pertanda apakah ini? Apakah mungkin aku memang sedang mencari kebebasan untuk akhirnya bahagia? Mungkin demikian. Aku rasa aku terlalu banyak bergantung pada orang lain sehingga menyebabkan aku harus membalas mereka. Kewajibanku semakin banyak hingga hak yang kumiliki mungkin hanya sebutir debu.

Namun apalah aku ini. Hanya seorang gadis berusia 19 tahun. Untuk hidup sendiri aku tidak mampu. Mungkin sekarang bukan saatnya aku merdeka. Namun seiring berjalannya waktu, aku akan memupuk benih-benih Kemerdekaan untuk mencapai hidup bahagia, suatu saat nanti.

Dan kali ini, mensyukuri apa yang ada mungkin salah satu cara untuk aku bisa bahagia hari ini.

God Bless!

Standard
quote

Be Happy means No Expectation

image

I got this picture from facebook. This picture answers my anxiety. When I saw this picture, I think life is simple, isn’t it?

Sudah 2 orang yang bilang: hiduplah buat dirimu sendiri dulu. Lalu di quote ini juga bilang demikian. Sulit juga yaaa 😦

Dan lagi, hidup tanpa berekspektasi -tanpa harapan- bukankah berarti hidup tanpa memikirkan masa depan?? Ya emang sih di kitab suci dibilang kalau “hiduplah untuk hari ini saja.” Tapi kok rasa-rasanya agak sulit ya? Hmmm

Standard
curhat

Serakah

bagaimana sih caranya menahan diri agar tidak serakah, karena manusia kan selalu tidak puas atas yg dimilikinya? Sambil tertawa beliau menjawab: lihat saja tubuhmu. Dalam sehari, kamu mampu makan berapa kali sih. Ambillah steak paling mahal, apa bisa sekali makan lebih dari dua piring? Bisa, tapi jadi sakit perut kan. Rokok, paling banyak 2-3 pak. Minum, anggaplah wine paling enak, sebotol bisa kamu habiskan sendiri tanpa pusing atau hangover? Kalau kamu paham tubuhmu, batasmu & kemampuanmu, kamu tidak akan serakah atau dikuasai nafsu. Kamu bisa tahu apa yg harus kamu lakukan untuk dirimu sendiri & orang lain sesuai kemampuanmu.

tulisan ini saya dapat dr blog istri dosen saya huahah ketahuan stalking ketika beliau bertemu dengan Susi Pudjiastuti

betapa akhirnya pertanyaan saya juga terjawab. terimakasih Mbak sudah berbagi di blognya..

kalo misal ini dibaca sama beliaunya, salam kenal ya mbak 🙂

Standard
curhat

Diri Sendiri Dulu…

Yo yo. Lakukan sesuatu demi diri sendiri jangan demi orang lain.
Nb : sek sek ojo protes sek yo. bukan maksud egois. ini quote berlaku untuk diri sendiri hahaha. tp mungkin jg berlaku buat oranglain yang merasa dirinya itu terlalu malas untuk melakukan hal-hal yg seharusnya adalah kewajiban, tp ga dilakukan, karena ya buat apa, toh oranglain ga liat.
contoh : ga jaga kesehatan dan ga merawat diri, karena buat apa, toh si doi ga merhatiin. Jedyaaaarrr

Standard