curhat

Ketuhanan dan Agama

Pagi yang cukup mikir. Hari ini aku akan kembali ke Surabaya, tempat aku menempuh kuliah. Disela-sela packing, aku lagi ngebuka buku, dan di buku itu ada tulisannya “Tuhan terletak pada sumber kesadaran manusia”. Karena kalimat itu, kemudian aku berpikir sebentar dan tercetuslah suatu klaim dari ku, mungkin orang lain udah mikir juga kali ya wkwkwkwk tapi ini baru kepikiran di aku; bahwa Agama adalah Metode. Agama adalah suatu pendekatan atau cara yang manusia pakai untuk sampai pada Tuhan. Dan menurutku intinya yakni melakukan tindakan-tindakan yang tidak merugikan makhluk lain di dunia ini, atau yang kita sebut “perbuatan baik”.

Ketika kita berada di bumi, mungkin hal yang bisa dilakukan adalah “berbuat baik”. Tindakan tersebut dilakukan supaya semua makhluk yang ada di bumi selamat. Tiap generasi yang lahir dari rahim seorang ibu bisa merasakan “seperti apa itu bumi”, hingga akhirnya, jasmani mereka tidak kuat dan tinggal jiwa mereka yang aku gatau kemana larinya sebuah “jiwa”. Binatang-binatang yang keluar dari cangkangnya dapat menghirup udara segar yg kita tidak tahu asalnya dari mana, katanya dari tuhan. Tanaman-tanaman tumbuh sumbur dan dapat berbuah dan dapat menjadi sunber penghidupan untuk makhluk lainnya yakni manusia dan hewan.

Jadi, karena Agama adalah Metode, tidak ada yang salah, tergantung kecocokan masing-masing orang, intinya, metode itu harus bermuara pada tujuan kebaikan di bumi. Mungkin. Dan sehingga, bagiku adalah ¬†l u c u ¬†apabila orang-orang mulai saling menyalahkan metode mereka untuk sampai ke Tuhan. Tetapi wajar juga sih, bahkan dalam suatu penelitian juga sebuah metode selalu diperdebatkan sehingga orang lupa apa tujuan ia melakukan penelitian itu. Aku harap ketika aku semakin bertambah umur, aku tidak lupa apa tujuanku hidup di bumi ini. Dan aku harap manusia-manusia, yang memiliki akal dan budi ini – tidak kehilangan kesadarannya dan tetap berada pada jalur yang “baik”. Amin

Semarang, 16 Februari 2017

Standard