curhat

Tidak Ada Lagi Rasa Diantara Kita

Aku harap sudah tidak ada rasa diantara kita
Bukan
Bukan berarti kita membenci seperti musuh
Tapi perasaan saling memiliki
Perasaan sakit hati
Perasaan kasih yang pernah bergejolak di masanya
Aku harap diantara kita telah biasa-biasa saja
Menertawakan hal yang di belakang
Hanya tersenyum dan membuatnya sebagai pelajaran

Aku harap sudah tidak ada rasa diantara kita
Rasa canggung itu
Rasa aneh
Rasa getir
Semoga semuanya telah terganti
Oleh waktu yang sudah lama berlalu

Aku harap sudah tidak ada rasa diantara kita
Melihat foto kita berdua sudah terasa biasa
Memang rindu
Tapi tidak lagi mau untuk memadu

Kita ini manusia, yang dinamis namun konstan

Hidup kita selalu berubah dan berubah

Aku yakin masing-masing dari kita telah berubah

Menjadi lebih baik, lebih dewasa, siap menghadapi masa depan yang menantang

Standard
curhat

Menghadapi

Masa depan itu terlalu misterius ya
Kalo ga dipikirin
Suka tau-tau berasa ga berbuat apa-apa
Kalo dipikirin terlalu dalam
Suka berasa kyk ga menikmati hidup

Di setiap usia yang bertambah
Pasti punya goal goal kecil yang ingin dicapai
Tapi emang ga semua goal kecil itu tercapai
Pasti ada yg ditengah jalan tiba-tiba gagal
Tiba-tiba menghilang

Pengen punya IP Cumlaude gagal karena sakit
Pengen punya pacar penyayang tapi ternyata ditikung temen
Pengen punya kerjaan yang sesuai tapi karena kepepet malah jadi kerja alakadarnya
Pengen punya rumah tipe 45 tapi duitnya ga ngumpul2

Di tengah jalan selalu banyak batu-batu

Bisakah bertahan?
Bisakah melewati jalan berbatu itu?

Cuma dengan iman, maka orang itu mampu
Percaya kalo bisa melewatinya
Percaya kalo semua hambatan pasti bisa dihadapi meskipun menyakitkan

Standard
curhat

Apa kabarmu?

Hai, apa kabarmu?
Rembulan yang tak pernah aku jangkau lagi
Aku hanya memandangi
Tidak berani mendekati

Mungkin baru kemarin berani menyapa
Untuk berterimakasih
Itupun aku tidak menyangka
Kamu meresponnya
Tapi mungkin itu kamu lakukan
Untuk sekedar beritikad baik
Bahwa tidak ada lagi masalah diantara kita
Bahwa kita dapat berteman namun tak dekat
Seperti orang-orang di luar sana
Yang hanya saling mengenal
Tanpa banyak bicara

Hai, apa kabarmu?
Pernah aku bermimpi tentangmu
Sudah menemukan yang lain untuk dinaungi
Di sini aku tidak bisa berkata-kata
Karena itu memang layak dan pantas
Untuk kamu dapatkan
Pun aku juga berharap kamu berbahagia

Di sini aku merasakan kenaehan
Ketika ada orang lain yang mendekat
Aku mencobanya
Aku melupakanmu dan menghiraukanmu
Berusaha memulai yang baru
Namun bayang-bayang rembulan tetap masih ada
Ternyata tidak semudah itu
Menggantikan cinta lama dengan yang baru
Getaran itu tidak ada
Rasa atraksi itu nihil
Aku bingung bagaimana

Katanya jodoh itu ditangan Tuhan
Perlu berdoa dan berusaha
Pertemuan sudah sering diselenggarakan
Doa bersama tidak sesering itu
Maka mungkin sekarang aku perlu banyak berdoa
Untuk tahu, apakah ini yang sebenarnya?

Standard