curhat

Janji Berprestasi

Sebagai anak yang ga terlalu banyak menorehkan prestasi di masa sekolah, aku pengen aku bisa lebih berprestasi selama masuk ke kehidupan kerja. Waktu sekolah, aku ga pernah masuk ke ranking-ranking bagus. Menang lomba pelajaran pun juga ga pernah. Paling pernah menang lomba bikin puisi tapi itupun cuma tingkat gereja doang. Aku kurang bisa berkompetisi anaknya. Mungkin takut nyoba, atau takut kalah. Waktu kecil sering ikut lomba dari lomba model, lomba nyanyi, lomba mading dan aku kalah. Mungkin itu yang bikin aku, ah males lomba, paling juga kalah.

Prestasi terbaikku yang aku ngerasa aku mati-matian kerja keras disitu biarpun aku sambil misuh-misuh,

ga tidur, ga makan, ada males-malesnya juga adalah skripsi. Di situ bener-bener aku ngerasain usaha yang bener-bener usaha karena selama ini aku ngerasa kayaknya aku ga seberusaha itu melakukan sesuatu. Paling aku menang ya karena emang lingkungannya yang mendukung aja, bukan karena emang bagus. Aku bisa lulus sekolah juga karena ya cukup bisa ngikutin. rata-rata aja.

Beda dengan masa skripsi. Di masa ini, kurang lebih aku menghabiskan 1 tahun untuk pengerjaannya, aku berusaha melawan ketakutan diri sendiri. Mulai dari kenalan sama orang yang aku ga kenal, sok kenal sama mereka, rajin baca, ngelawan males dan bela-belain transkrip sampai pegel dan baca dan nyatet semua yang menurut aku penting sampai berlembar-lembar pake tangan karena aku anaknya kinestetik banget. Baru hafal sesuatu kalau lewat gerak. Aku merasa aku ga pernah serajin ini dan seberani ini. Tapi semuanya terbayar dengan sepadan. Bahkan lebih dari sepadan menurutku. Aku bisa dapet nilai yang lebih dari yang aku harapkan itu memuaskan banget nget nget nget.

Masa kuliah selesai. Masih nostalgia karena berhasil skripsi, aku pengen punya keberhasilan yang sama di masa kerja nanti. Aku mau sukses. Aku mau berprestasi. Aku mau lebih baik. Aku pengen paling ngga CV ku ngga jelek-jelek amat. Tapi ternyata jalan di tengah-tengah tidak semudah itu. Niat awal memang baik, tetapi niat itu rupanya memang harus dipelahara dengan ketekunan, disiplin diiringi dengan tidankan yang tepat.

Kurang lebih 6 bulan setelah lulus akhirnya aku mendapat pekerjaan pertama. Bukan pekerjaan yang aku inginkan sebetulnya. Tapi at least aku dapat gaji yang boleh dikatakan oke, perusahaannya juga mapan, aku harap aku bisa di sana sampai tua. Dengan begitu juga aku harap orang tuaku ga khawatir juga anaknya ga sukses.

Hari pertama berjalan dengan baik meskipun semuanya agak awkward. Tidak kenal siapa-siapa. Semua terasa asing. Tapi satu tekad yang memang aku pernah katakan waktu interview: aku pengen bisa jadi orang yang lebih baik, pengen bisa jadi orang yang lebih berprestasi. Dengan itu maka aku seperti orang yang agak ambisius. Tapi keambisiusan itu luntur ketika banyak peristiwa dalam hidup yang bikin kita mikir, sebenarnya kenapa aku menerima kerjaan ini? Apakah benar-benar karena keinginan aku sendiri atau karena orang lain? Apakah aku benar-benar ingin berprestasi karena diriku sendiri atau karena orang lain? Apakah tindakanku sekarang berguna untuk diriku sendiri dan/atau orang lain? Dalam kurang dari sebulan saja aku menjalani pekerjaan pertamaku, banyak kabar tidak enak yang ada saja hadir. Ditambah juga dengan semakin menjalani hari dengan pekerjaan baru, aku mempertanyakan untuk apa aku bekerja di bidang ini? Kenapa bidang ini terasa asing sekali? Kenapa aku merasa ada gejolak aneh dari diriku? Seperti ada penolakan, kesia-siaan, penyesalan. Di situlah muncul titik ragu akan janji untuk berprestasi.

Jalanku salah ga ya? Aku kan dulu pengen bisa kerja banyak nulis. Kenapa aku jadi marketing begini ya? Kenapa aku malah jadi jualan asuransi dan produk-produk bank begini? Kenapa aku jadi ngurusin hal-hal administratif begini? Aku ga pernah kepikiran. Semua hal ini tidak pernah aku duga, termasuk segala kedukaan yang terjadi di awal tahun 2019 itu. Aku mulai goyah, aku mulai ragu, aku terus bertanya dan bertanya: apakah ini jalanku?

 

Bersambung…

 

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s